Komisi D DPRD Kutim Dorong Pemda Perkuat Pembenahan Sektor Pendidikan dan Pengembangan SDM

banner 468x60

Kutai Timur, nasdemkutim.id – Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim) mendesak pemerintah daerah untuk secara serius dan terstruktur meningkatkan pembenahan dalam sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Desakan ini muncul setelah Komisi D melakukan evaluasi mendalam terhadap kelemahan pelaksanaan program-program strategis di sektor tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. 24/11/2025

Anggota Komisi D DPRD Kutim, Yulianus Palangiran, menyampaikan bahwa perhatian serius harus difokuskan pada integritas pelaksana program. Ia menyoroti adanya pihak-pihak tertentu yang telah diberi mandat dan kesempatan luas untuk mengelola program pendidikan namun terbukti gagal atau tidak mampu menyelesaikannya secara tuntas.

“Kan ada yang sudah diberikan kesempatan untuk melaksanakan, tetapi tidak mampu menyelesaikan. Itu menjadi pedoman bagi kita untuk mengevaluasi,” ujar Yulianus dengan nada tegas.

Yulianus Palangiran menekankan bahwa langkah perbaikan yang harus segera dilakukan Pemda mencakup tiga aspek krusial perbaikan menyeluruh pada kurikulum pendidikan, penguatan manajemen pelaksanaan program, serta pelaksanaan evaluasi menyeluruh secara berkala.

“Banyak yang perlu dikembangkan dari segi kurikulum. Itu yang kita inginkan sejak dulu agar relevan dengan kebutuhan daerah,” jelasnya. Komisi D berharap penyesuaian kurikulum dapat menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan lokal dan nasional.

Meskipun menyadari kondisi anggaran daerah saat ini sedang terbatas, Yulianus memastikan bahwa DPRD memiliki komitmen penuh untuk membantu pemerintah dalam batas kemampuan maksimal mereka.

“Pada prinsipnya, kami membantu maksimal. Makanya dewan menyepakati anggaran minim itu diarahkan untuk penyelesaian program yang telah tertunda selama dua tahun terakhir,” katanya, menunjukkan prioritas pada penyelesaian pekerjaan rumah yang ada.

Dalam konteks pengembangan SDM, Yulianus menegaskan bahwa perencanaan harus lebih akurat dan profesional. Ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengulangi kesalahan serupa yang terjadi di masa lalu.

“Dari kelemahan kemarin itulah guru terbaik. Jangan sampai kita korban dua kali,” pungkasnya.

DPRD berharap pemerintah dapat lebih fokus pada kualitas pelaksanaan program pendidikan, agar dampak positif dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Kutai Timur secara nyata dan berkelanjutan.(Adv/DPRD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *