Kutai Timur – DPRD Kutai Timur kembali mendorong agar Bandara milik KPC dapat dibuka untuk umum sebagai solusi peningkatan konektivitas wilayah dan sumber pendapatan daerah. Dorongan itu disampaikan Anggota Komisi D, Yulianus Palangiran, usai mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan potensi ekonomi daerah. 24/11/2025 21.00 pm
Menurutnya, pembukaan bandara untuk publik tidak hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga memberi peluang bagi Kutim memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“KTT bisa mendapatkan PAD dari warga yang menggunakan bandara. KPC harus legowo bahwa itu bukan milik pribadi, tetapi milik seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa DPRD telah melakukan komunikasi dengan KPC dan menyebut sudah ada lampu hijau.
“Kemarin kita ada kesepakatan untuk melobi KPC supaya menjadi bandara umum. Dan dari KPC sudah ada lampu hijau,” ungkapnya.
Yulianus menilai pembukaan bandara amat penting mengingat warga Kutim masih harus menempuh perjalanan darat ke Balikpapan maupun bandara daerah lain ketika hendak bepergian.
“Kasihan masyarakat. Kalau mau pulang ke Sulawesi atau Jawa harus perjalanan darat panjang dulu. Dengan bandara umum, ini jauh lebih memudahkan,” katanya.
Meski tidak berjanji prosesnya cepat, Yulianus memastikan bahwa isu ini masuk program DPRD dua tahun ke depan.
“Kita tidak janji dalam dua tahun selesai, tapi yang pasti program soal ini berjalan,” tegasnya.(Adv/DPRD)











